Pages

Tuesday, July 30, 2013

Tutorial Clay "Peri"

Salah satu pesanan magnet kulkas dengan figur peri. Simpel dan mudah diikuti cara membuatnya. Untuk rambutnya kalian bisa buat dengan model yang lebih lucu lagi, dengan hiasan bandana, bunga atau jepit rambut juga bisa. Dibawah ini gambaran figur peri yang sangat simpel sekali dan gampang sekali untuk dicoba.

Friday, July 26, 2013

Tutorial Clay "Sapi & Jerapah"

Banyak pasti yang suka figur sapi yjiasaadikan boang banyak dijadikan boneka atau aneka ragam pernak-pernik sapi. Nah disini aku posting neh gimana caranya buat clay sapi untuk hiasan magnet kullkas. Kalian bisa mencobanya dirumah ya. Dan ternyata dalam membuat figur jerapah khusus bagian kepala gak jauh beda dengan figur sapi. Coba deh liat gambar dibawah ini, hanya mengganti warna menjadi coklat jadi deh kepala jerapah hihi,.



Tutorial Clay "Lady Bug"

Ingin membuat lady bug yang lucuuuu,.ayo belajr sama-sama ikuti petunjuk gambar fibawah ini. Caranya gampang banget buat diikuti. Pilih warna yang kalian suka, asalkan yang cerah agar hasilnya lebih oke. Paduan yang sering dugunakan untuk membuat lady bug adalah merah dan kuning atau merah dan hitam. Ini salah satu pesanan temen di salah satu pesanan "animal clay" yang pernah aku posting. Mari kita coba buat Lagy Bug nya.


Monday, July 22, 2013

Tips Untuk Clay Yang Bulat Penuh "Alumunium Voil"


Pernah kalian jumpai saat mencoba membuat bentuk clay yang bulat penuh tapi gagal saat pengeringan. misalnya seperti di samping ini. Bukannya menjadi bulat penuh saat kering tapi malah jadi setengah bulat saat kering. Selain itu teksturnya juga berkerut. Disamping ini adonan clay penuh 100% sehingga saat kering clay menyusut seluruhnya.




Selain menyusut jadi setengah lingkaran dan berkerut, dengan 100% clay juga bisa retak seperti diamping ini. Clay bagian dalam akan berusaha mengerih sehingga bagian clay yang sudah kering diluar akan retak. Hasilnya pun gagal lagi untuk bentuk sempurna bulat penuh.





Kalian tidak usah khawatir, kalian bisa mengakalinya dengan cara seperti digambar ini. Dengan Alumunium Voil (AV) ini kita bisa membuat bentuk clay yang bulat penuh tanpa menyusut jadi setengah bulat, berkerut ataupun retak parah. Ambil AV secukupnya, remas-remas sampai bulat. AV ini digunakan untuk bagian dalam clay kita nanti.



Nah kalian bisa buat dulu segala bentuk, ukuran AV sesuai kebutuhan untuk membuat figur clay. Contoh seperti di samping ini. Biasanya AV ini digunakan untuk membuat bagian perut atau kepala yang membutuhkan bentuk penuh. Jadi clay kalian bisa terlihat gendut dan lucu.




Selanjutnya kalian bungkus tuh AV dengan selembar clay yang sudah kalian uleni. Jangan terlalu tebal dan tipis, bisa kalian kira-kira berapa tebalnya.Jangan terlalu lama saat membulatnya di AV karna resiko retak ada karna clay yang tidak tebal jadi mudah kering.



Nah kalian bisa liat sendiri perbedaannya. Bandingkan bulat Ijo di bawah ini dengan bulat ijo yang di gambar atas yang hasilnya jadi berkerut dan setengah bulat. Dengan AV hasil bulat bisa menjadi maksimal anti kerut dan resiko retaknya sangatlah kecil. Dan perbandingan untuk figur sapi juga terlihat gendut dan yang satunya kempes saat kering. Dengan Av inijuga bisa menghemat penggunaan clay kalian, tau sendiri dalam membuat clay juga membutuhkan waktu yang lumayan lama. Semoga info ini bermanfaat bagi yang belum tau dan sama-sama belajar clay. Selamat mencoba.



Sunday, July 21, 2013

Tips - Alas Yang Tepat Untuk Pengeringan Clay

Buat kalian yang bingung sampe mati gaya,.pakai alas apa sih biar tekstur clay bagian bawah itu bisa halus tidak berkerut, cepat dalm pengeringan dan mudah dipindah saat proses pengeringan. Setelah beberapa kali percobaan menggunakan berbagai media untuk alas clay saat pengeringan, akhirnya aku menemukan alas yang paling tepat dan oke banget. Yaitu "Sponge"Bob heheh,..mari kita cari tau kenapa si Sponge ini bisa oke banget buat alas.

Sponge ini mempunyai tektur yang "BERPORI" nah ini nilai plusnya. Karna dengan berpori ini udara banyak keluar masuk sehingga proses pengeringannya lebih cepat, dan dengan berpori juga clay yang masih dalam proses pengeringan bisa dipindah tempat dengan mudah. Selain itu yang paling penting karna pori-pori ini Clay jadi mudah mengering dan saat menyusut claynya tidak bisa menarik sponge untuk ikut menyusut. Sehingga hasil dasar clay bisa rata dan halus. Kalian bisa bedakan dengan mencoba alas lainnya selain sponge. Sponge ini mudah didapat dimana-mana dan murah, biasanya sponge untuk mencuci piring.


Nah ini contoh clay yang menggunakan alas selain sponge. Aku waktu itu pernah menggunakan alas seperti: plastik, koran, hvs, kayu, alas karet, tisu. Semuanya tidak bisa membantu clay dalam pengeringan dan saat clay menyusut, bagian dasar clay akan berkerut seperti di samping ini. Karena saat penyusutan clay akan berusaha mengajak alas untuk menyusut sama-sama dan hanya sponge lah yang bisa menolak gaya penyusutan itu. 






Ini salah satu contoh clay dengan pengeringan menggunakan alas sponge. Sayang banget gak kefoto gimana bagian bawah clay ini yang halus tidak berkerut.

Tips Penyimpanan Agar Clay Kamu Bertahan Lama



Ada sedikit tips neh, dan pernah aku coba. Kali ini cara menyimpan adonan clay yang sudah siap pakai. Mungkin diantara kalian ada yang belum tau gimana menyimpan dan berapa lama sih adonan awet dan aman untuk di simpan. Tapi bagi kalian yang dah tau malah lebih tau tipsnya aku acungin jempoool. Kalian beli aja toples-toples kecil seperti disamping ini. banyak dijual di swalayan-swalayan terdekat. Beli yang tertutup rapat agar tidak ada udara yang masuk, lebih bagus yang model tutupnya diputar. Saat beli lakukan uji coba, jangan beli langsung banyak. Beli satu dulu setelah itu di uji dengan penyimpanan selama minimal 3 hari. Kalau adonan aman berarti toples teruji dengan baik, dan bisa deh dibeli dalam jumlah banyak. Seperti gambar di samping ini.




Seperti gambar di samping kanan ini masih menggunakan kantong plastik. Pertama, sangat tidak praktis saat kita akan mengambil clay lagi dari kantong. Kedua, lama-lama boros juga setiap clay habis dan buat adonan baru nanti butuh plastik yang baru lagi. Dan terlihat tidak rapi dalam penyimpanan. Dari sisi keamanan bisa saja plastik bocor karna sobek jadi udara atau debu bisa masuk dan mengakibatkan adonan clay cepat kering dan mudah berjamur karna kotor.

 Nah terlihat lebih oke kan kalau yang dimasukan toples daripada dikantong plastik. Penyimpanan lebih rapi dan aman dari udara dan debu. Aku dan uji coba adonan clay 1 minggu lebih masih bagus banget. Tapi jangan sampe 2 minggu yah karna akan bau asem dan kemungkin jamur akan muncul. Saat di isi clay, toples harus dalam keadaan bersih habis dicuci dan bebas debu. Usahakan satu warna satu toples. Kalian akan merasakan lebih mudah dan praktis dengan toples ini. Selamat mencoba.

Tips Mencegah Clay Tepung Retak

Bagi kalian yang sama-sama sedang belajar, aku punya artikel bagu neh, copas dari salah satu site yang menurutku sangan bagus untuk dibagikan ke kalian-kalian yang hoby Clay. Mari indahnya berbagi ilmu..
sumber: http://dnclays.blogspot.com/2011/03/tips-mencegah-clay-tepung-retak.html

Formulasi
Formulasi banyak sekali macamnya untuk clay tepung. Saya tidak bisa bilang yang mana yang terbaik, karena itu benar-benar disesuaikan dengan style dan kebutuhan kita.
Selain tergantung jenis bahan (tepung, lem, pengawet, dsb) juga tergantung jumlah atau komposisinya.
Pemilihan jenis bahan juga dituntut konsisten agar hasilnya juga konsisten. Dalam hal ini jika teman-teman sudah merasa cocok dengan merk tertentu dari bahan baku tepung, lem, pengawet, baby oil..kalau bisa jangan diganti kecuali sudah diuji coba terlebih dahulu. Formulasi kurang pas, bisa menyebabkan clay mudah retak.

Pembentukan
Dalam pembentukan clay tepung, kadang lengket di tangan, kemudian biasanya ditambah dengan minyak atau baby oil agar lebih mudah menanganinya. Lengket tidaknya clay sangat dipengaruhi kelembaban udara dalam ruangan tempat bekerja. Dalam udara sangat humid, penambahan minyak kadang dilakukan berulang-ulang. Hati-hati dengan pemakaian minyak ini, kalau terlalu banyak bisa menyebabkan clay retak. Begitupula kalau clay yang sudah mengering dipaksa lunak lagi menggunakan baby oil. Kalau saya lebih baik membuangnya dan ganti adonan baru.

Pengeringan
Sejauh pengalaman saya..(yang ternyata enggak jauh-jauh amat). Pengeringan yang terlalu cepat bisa membuat retak parah terutama untuk bentuk-bentuk yang besar/tebal. Bayangkan saja kalau bagian luar sudah kering sementara bagian dalamnya masih basah..pastilah retak..ya kan? Jadi sabaaaar. Itulah mengapa saya minta waktu yang agak longgar untuk setiap order clay. Diperlukan waktu pengeringan yang panjang sampai berhari-hari untuk mencegah retak ini. Tapi bisa saja pengeringan cepat tak berpengaruh jika bahan bakunya berbeda. Saya juga masih mencoba terus bahan-bahan lain yang paling cocok dengan gaya saya.

Cara Mencegah Timbulnya Jamur Pada Clay Tepung

Bagi kalian yang sama-sama sedang belajar, aku punya artikel bagu neh, copas dari salah satu site yang menurutku sangan bagus untuk dibagikan ke kalian-kalian yang hoby Clay. Mari indahnya berbagi ilmu..
sumber : http://dnclays.blogspot.com/2011/05/cara-mencegah-timbulnya-jamur-pada-clay.html

Proses Pembuatan
1. Bersihkan tempat kerja atau meja kerja anda termasuk pula peralatan-peralatan yang anda gunakan. Tidak perlu steril seperti hendak melakukan tindakan bedah yah :) cukup bersih saja dari debu-debu dan minyak.
2. Gunakan pengawet makanan sesuai takaran. Pengawet ini harus tercampur homogen dalam adonan tepung.
3. Selalu gunakan adonan segar.
4. Keringkan clay sampai benar-benar kering.
5. Lapisi clay yang sudah kering tsb dengan lapisan tahan air. Beberapa orang memakai cat kuku transparan dan cat semprot transparan (merk apa saja).

Pemakaian dan Perawatan
Ini khusus untuk clay yang difungsikan sebagai aksesoris semacam bros, gantungan kunci, gantungan hp.
1. Sebaiknya jangan memegang clay dengan tangan dalam keadaan basah.
2. Clay jangan sampai terkena air dalam jumlah besar atau jumlah kecil tapi terus menerus, misal tercuci atau tertinggal di kamar mandi/wastafel.
3. Kalau clay sudah tidak tampak mengkilap lagi, anda bisa membersihkan debu-debu yang menempel kemudian melapisi ulang dengan cat kuku atau cat semprot transparan.

Penyimpanan
Ini khusus untuk clay yang difungsikan sebagai pajangan.
1. Kalau di dalam rumah atau kantor, sebaiknya hindarkan clay dari debu, misal di dalam lemari kaca atau di dalam box mika sekaligus bisa ditambahkan dessicant berupa silica gel di dalam wadah tsb. Jika tidak bisa dengan wadah cukup di dalam ruangan yang terjaga kebersihannya.
2. Sangat disarankan untuk menyimpan di tempat yang tidak lembab, tidak bersentuhan dengan lantai, jauh dari kamar mandi, wastafel atau ruangan yang panas dan gerah. Itulah mengapa pajangan dashboard mobil bisa sangat awet, karena dia berada dalam ruangan tertutup, apalagi ditambah dengan pengatur udara (AC) sehingga kelembaban udara bisa rendah. Yang diperlukan dari AC sebenarnya bukan suhu dinginnya namun kemampuannya menjaga kelembaban udara tetap rendah.

Souvenir Bros Clay

Jenis Clay : Bros
Tema : Mawar - Tile
Ukuran : -/+ 6cm
Untuk : Bros / Souvenir Pernikahan
Ket : Bentuk dan warna bisa bervariasi sesuai keinginan (✿◠‿◠) 






Saturday, July 20, 2013

Figur Clay

Jenis Clay : Figur
Tema : Zoo
Ukuran : -
Untuk : Media belajar anak-anak pengenalan binatang
Ket : Bentuk dan warna bisa bervariasi sesuai keinginan (✿◠‿◠)