Pages

Monday, March 24, 2014

TIPS adonan CLAY, setelah Satu Tahun mencoba



Sudah mau satu tahun bulan April nanti aku ber"main" dengan Clay. Banyak yang aku dapet dari sini. Dan mungkin ada sedikit tips yang bisa aku bagi. Sebelumnya sudah pernah post tips ini tapi mungkin ini lebih jelasnya dan sudah sesuai dengan pengalaman 1 tahun ini.



Satu tahun waktu yang bisa dibilang singkat bisa juga dibilang lumayan lama untuk aku belajar Clay ini. Kalau belajar sih memang gak ada matinya. Tiap hari terus belajar dari pengalaman-pengalaman baru. Yang jelas yang sudah aku dapetin dari 1 tahun ini:
1. Mengenal dan tau secara langsung apa itu Clay
2. Bisa menyalurkan hobi ku yang suka desain dan buat kerajinan pernak pernik
3. Dengan begini Blog ku jadi terisi banyak artikel yang mungkin bermanfaat bagi yang baca, gak kosong lagi
4. Dari hobi bisa menghasilkan uang jajan (dulu waktu masih kerja kantoran), sekarang gak hanya uang jajan tapi jadi profesi baru (setelah jadi ibu rumah tangga hihi)
5. Selain itu aku juga jadi banyak teman, banyak bangeeeet kenalan sesama hobi clay dan rajin posting di blog. Sampai ada yang jadi sahabat deket dan ada juga yang jadi "murid".
6. Berbagi ilmu sedikit bagi yang membutuhkan, dengan bertukar pengalaman dan sampe mengajari clay dari nol, mereka jadi bisa belajar clay dan mencoba buka usaha sendiri nantinya.
7. Aha dari penghasilan Clay inilah aku jadi bisa beli banyaaak banget alat-alat yang aku inginkan dan aku butuhkan, dan sepertinya satu tahun ini sudah cukup ak habiskan untuk belanja Clay Tools.
8. Usahaku semenjak kenal Clay jadi berkembang yang awalnya hanya desain Scrapbook Digital, sekarang bertambah Clay, kedepan akan ada lagi produk baru ditungguuuuuuu,.
9. Nah yang paling penting dan yang harus ak share ini ada tips untuk membuat adonan,.mari kita bahas...

PERTAMA- Di postingan yang lalu pernah aku bahas cara membuat sampai resep adonan clay, tapi aku ketik lagi untuk resepnya yang pas itu (sesuai pengalaman pribadi):
T.Beras, T.Tapioka, T.Maizena = masing-masing 20gr, Lem Fox putih 75gr, benzoat secukupnya.
Nah resep di atas sebisa mungkin pas yah  agar adonan seimbang teksturnya. Mungkin bisa selisih sedikit gr nya gpp lah, gak terlalu berpengaruh karna alat timbang juga gak semuanya valid 100% mungkin hanya 98%. Asal gak selisih terlalu banyak antar tepung yang lain. Tapi kalau saat uleni masih terlalu lembek karna kondisi tepung dan suhu ruangan berpengaruh bsia tambahkan tapioka saja. Dan kenapa pakai tapioka dan bukan terigu, karna terigu lebih kusam hasilnya dari pada tapioka.

KEDUA - Kenapa takarannya kecil-kecil, ini untuk memudahkan kita saat uleni sampai kenyal adonan, semakin banyak takaran semakin besar juga tenaga yang kita kelurkan sehingga terkadang kita ga maksimal saat ulenin claynya sampai kenyal dan kalis. Efeknya clay bisa mudah retak nantinya.

KETIGA - Tapi ternyata bukan hanya itu jenis tepung dan kualitas tepung juga mempengaruhi, selama ini yang saya coba yang paling oke dan pas itu merk-merk tepung dibawah ini, kalian bsia coba. Semakin kualitas bagus semakin oke juga clay nya.
T.Beras : Rose Brand
T.Tapioka : Sagu Tani
T.Maizena : Maizenaku
Lem Kayu : Lem Fox
Pernah coba-coba pakai tepung curah tapi hasilnya ga sesuai dan warna lebih kusam, jadi lebih baik pakai kualitas yang oke ya.




KEEMPAT - Paduan tepungnya yang paling pas ya 3 tepung ini, jangan hanya satu macam tepung saja atau dua macam tepung saja. Pernah mencoba salah satu tepung saja hasilnya sangat tidak oke (bagi saya sendiri).
Maizena, saat adonan hanya dengan maizena dan lem putih ini adonan cenderung lebih kenyal dan lembek. Efeknya saat pengeringan terutama pembuatan clay 3D mudah sekali retak dan susah saat pembuatan bentuk bulat penuh pasti ada yang penyok sisinya. Karna adonannya gampang sekali turun mengikuti gaya gravitasi. Pernah baca dan dengar di TV sifat tepung jagung ini dengan dicampurkan air jika diaduk jadi satu adonan dan dikenakan dengan gerakan atau gaya yang aktif maka adonan akan bersifat sangat padat dan jika didiamkan adonan akan mencair seperti sifat air. Nah kalau kita gunakan untuk adonan clay dengan lem fox ya seperti itulah kira-kira. Mungkin saat kita uleni dan kita bentuk dia akan kenyal dan padat tapi saat kita diamkan untuk pengeringan clay ini akan lembek. begitulah kira-kira gambarannya.
Tapioka, pernah juga mencoba adonan hanya dengan tapioka saja, dengan tujuan hasil akan menjadi lebih putih karna sifat tepungnya memang sangat putih dibandingkan dengan yang lain tapi apa hasilnya, adonan sangat padat dan keras. Saat membuat adonan di tahap uleni ini super duper membutuhkan tenaga karna sifatnya padat. memang bisa membuat figur 3D dengan mudah tanpa penyok tapi masih aja dihadapkan masalah dengan retak. Mungkin karna adonan yang terlalu padat tapi kurang menyatu kurang adanya kekenyalan di adonan.
Seperti itulah gambaran pengalamanku, kalau T,Beras belum pernah mencoba digunakan sendirian, setelah mencoba 2 tepung diatas ak langsung kecewa dan balik ke resep pertama yaitu dengan 3 tepung. Dan setelah di rasa-rasa sifat tepungnya itu disa dirasakan ditangan setelah dijadikan adonan clay, T.beras:keset T.tapioka/:padet T.maizena:kenyal.

KELIMA - Yang perlu diingat saat semua sudah di takar sesuai resep, semua tepung di ayak bersamaan agar menghasilkan tepung yang lembut dan tercampur rata antara tepung yang satu dengan yang lain.

KEENAM - Setelah jadi adonan clay sebaiknya adonan clay sekali habis pakai, jangan disimpan terlalu lama, maksimal 3 hari saja kalau bisa. Karna semakin lama adonan akan berubah sifatnya adanya menjadi lembek ada yang menjadi keras dan ada yang membuat pudar warnanya jadi kusam mungkin tergantung suhu ruangan.

Sepertinya itu dulu yang bisa aku share, kalau ada lagi yang aku ingat bisa aku tambahkan lagi dilain waktu. Semangat Claaaaaay.

No comments:

Post a Comment

Leave a Reply